Mendung membalut langit sore ini
Sekelumit kilat memijar menyengat kebekuan awan
Aku mau pulang dan peluk anak- anakku , namun terasa ada yang mencegah
Usiaku telah beranjak tua, tak sekuat saat masih belia
Hujan, panas, dingin, dan asap menjadi pertimbangan setiap langkah
Aku menghitung waktu
Masih panjang waktu aku berikan hidup bagi anak- anakku
Gajiku numpang lewat demi gizi buah hati setiap hari
Bensin naik, tekanan darahku ikut naik
Aku untai waktu dalam perjuangan siang malam yang penuh kesulitan
Aku kadang galau bekerja pada orang kaya yang semakin kaya raya
Aku kadang galau, melihat pemerintah keteteran sediakan lapangan kerja
Aku kadang galau, saksikan narkoba, pergaulan gila, dan ajaran sesat agama
Karena, otakku dijejali tanya
Sanggupkah anakku buka kerja tanpa panas berdesakkan memburu kerja?
Sanggupkah anak- anakku hidup jujur dan taqwa, tanpa narkoba dan pergaulan tak beretika.?
AG. Tumijo
11 Juli 2013
No comments:
Post a Comment